Museum Sidik Jari Denpasar Bali

Rate this post

museum sidik jariBali

Museum sidik jari bukanlah museum yang menyimpan koleksi historis sidik jari orang-orang terkenal. Namun museum ini menyimpan koleksi lukisan yang dibuat tidak dengan kuas namun hanya dengan ujung – ujung jari. Adalah I Gusti Ngurah Gede Pemecutan, sang seniman lukis sidik jari.

Pada 9 April 1967 teknik ini ditemukan secara tidak sengaja saat lukisan ‘tari baris’ yang sedang ia buat dirasa gagal. Maksud hati ingin memperbaiki kerusakannya dengan ujung jari tangan, namun justru memunculkan keunikan dan keindahannya yang berbeda. Sejak itu Ngurah Pemecutan mulai menyempurnakan teknik sidik jarinya, dan hingga kini ia melahirkan 666 lukisan.

Hasil karyanya ternyata diakui dunia seni bahkan di tingkat internasional. Dari hasil penjualan lukisan uniknya dia gunakan untuk mendirikan museum bersifat edukasi bernama museum Sidik Jari.

Museum Sidik Jari didirikan tidak hanya untuk menyimpan dan memajang hasil karyanya, namun juga sebagai pusat pendalaman seni budaya seperti seni lukis, seni tari, kursus bahasa, tabuh gamelan dan kesenian lainnya.

Semua ini dilakukan Ngurah Pemecutan sebagai upayanya untuk memasyarakatkan museum dan memuseumkan masyarakat.
Ngurah Pemecutan mengaku museum yang berlokasi di jalan Hayam Wuruk 175 Denpasar ini juga sebagai museum hidup dan tumbuh.

Hidup karena sang seniman juga tinggal bersama karya – karyanya di dalam bangunannya. Tumbuh karena museum ini terus mengalami pembangunan dan perkembangan sejak awal ia dirikan.

Ngurahpun berkelakar kalau bangunan museum yang kini semakin megah berdiri ini dihasilkan oleh hanya satu telunjuk ini saja. Anda tertarik? silahkan kunjungi Museum Sidik Jari bersama kami. Anda juga bisa melihat beberapa paket wisata Bali kami dengan rute yang variatif.

Tag :

museum sidik jari denpasar, museum lukisan sidik jari bali

Leave a Reply